1.
Bilangan
Bulat
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari
bilangan positif, nol, dan bilangan negatif. Bilangan bulat dinotasikan dengan B dan dapat dituliskan dalam bentuk :
{ ..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, ... }
Setiap
bilangan yang terdiri atas satu angka atau lebih memiliki nilai yang
berbeda-beda sesuai dengan tempatnya. Misalnya pada bilangan 145.283, dapat
diketahui bahwa:
Lambang
Bilangan
|
Nilai Tempat
|
Nilai Bilangan
|
1
|
ratus ribuan
|
100.000
|
4
|
puluh ribuan
|
40.000
|
5
|
ribuan
|
5.000
|
2
|
ratusan
|
200
|
8
|
puluhan
|
80
|
3
|
satuan
|
3
|
Bilangan
bulat juga dapat dinyatakan dalam bentuk garis bilangan, misalnya:
Semakin ke kiri, nilai bilangan
semakin kecil
Semakin ke kanan, nilai bilangan
semakin besar
2.
Operasi
Bilangan Bulat
Penjumlahan
· Penjumlahan dua bilangan bulat yang
bertanda sama dilakukan dengan menjumlahkan kedua bilangan, sedangkan tanda
hasil penjumlahannya mengikuti tanda yang sama pada kedua bilangan yang
dijumlahkan.
· Penjumlahan dua bilangan bulat yang
berbeda tanda dilakukan dengan mengurangkan bilangan yang lebih besar dengan
bilangan yang lebih kecil, sedangkan tanda hasil penjumlahannya mengikuti tanda
pada bilangan yang lebih besar.
Pengurangan
Hasil
pengurangan dua bilangan bulat dapat ditentukan dengan menjumlahkan bilangan
bulat pertama dengan lawan dari bilangan bulat kedua.
Perkalian
Perkalian
adalah penjumlahan berulang suatu bilangan yang sama. Sedangkan tanda hasil
perkaliannya adalah sebagai berikut.
(+) x (+) = (+)
|
( - ) x ( - ) = (+)
|
(+) x ( - ) = ( - )
|
( - ) x (+) = ( - )
|
Pembagian
Pembagian adalah
pengurangan berulang dengan bilangan yang sama. Sedangkan tanda hasil
pembagiannya dapat dinyatakan sebagai berikut.
(+) : (+) = (+)
|
( - ) : ( - ) = (+)
|
(+) : ( - ) = ( - )
|
( - ) : (+) = ( - )
|
Operasi hitung campuran
Apabila
dalam suatu soal terdapat lebih dari satu tanda operasi, aturan pengerjaannya
adalah sebagai berikut.
· Jika terdapat tanda kurung, maka operasi
yang ada dalam tanda kurung harus dikerjakan terlebih dahulu.
· Jika hanya terdapat operasi penjumlahan
dan pengurangan, pengerjaannya urut dari kiri.
· Jika hanya terdapat operasi perkalian
dan pembagian, pengerjaannya urut dari kiri.
· Jika terdapat keempat tanda operasi,
maka urutan pengerjaannya adalah perkalian atau pembagian terlebih dahulu, baru
kemudian penjumlahan atau pengurangan.
3.
Pembulatan
dan Penaksiran
Untuk menaksir
hasil operasi hitung, bulatkan setiap bilangannya terlebih dahulu menggunakan
aturan berikut ini :
Pada pembulatan ke puluhan terdekat,
perhatikan angka satuannya. Jika angka satuan kurang dari 5, bilangan
dibulatkan ke bawah. Jika angka satuan lebih dari atau sama dengan 5, bilangan
dibulatkan ke atas.
Pada pembulatan ke
ratusan terdekat, perhatikan angka puluhannya. Jika angka puluhan kurang dari
5, bilangan dibulatkan ke bawah. Jika angka satuan lebih dari atau sama dengan
5, bilangan dibulatkan ke atas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar