Sabtu, 11 April 2015

BILANGAN BULAT

1.      Bilangan Bulat
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan positif, nol, dan bilangan negatif. Bilangan bulat dinotasikan dengan B dan dapat dituliskan dalam bentuk :
{ ..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, ... }


Setiap bilangan yang terdiri atas satu angka atau lebih memiliki nilai yang berbeda-beda sesuai dengan tempatnya. Misalnya pada bilangan 145.283, dapat diketahui bahwa:
Lambang Bilangan
Nilai Tempat
Nilai Bilangan
1
ratus ribuan
100.000
4
puluh ribuan
  40.000
5
ribuan
    5.000
2
ratusan
       200
8
puluhan
         80
3
satuan
           3

Bilangan bulat juga dapat dinyatakan dalam bentuk garis bilangan, misalnya:

 

 Semakin ke kiri, nilai bilangan semakin kecil
Semakin ke kanan, nilai bilangan semakin besar

2.      Operasi Bilangan Bulat
            Penjumlahan
·   Penjumlahan dua bilangan bulat yang bertanda sama dilakukan dengan menjumlahkan kedua bilangan, sedangkan tanda hasil penjumlahannya mengikuti tanda yang sama pada kedua bilangan yang dijumlahkan.
·   Penjumlahan dua bilangan bulat yang berbeda tanda dilakukan dengan mengurangkan bilangan yang lebih besar dengan bilangan yang lebih kecil, sedangkan tanda hasil penjumlahannya mengikuti tanda pada bilangan yang lebih besar.

Pengurangan
Hasil pengurangan dua bilangan bulat dapat ditentukan dengan menjumlahkan bilangan bulat pertama dengan lawan dari bilangan bulat kedua.

Perkalian
Perkalian adalah penjumlahan berulang suatu bilangan yang sama. Sedangkan tanda hasil perkaliannya adalah sebagai berikut.

(+) x (+) = (+)
( - ) x ( - ) = (+)
(+) x ( - ) = ( - )
( - ) x (+) = ( - )
Pembagian
Pembagian adalah pengurangan berulang dengan bilangan yang sama. Sedangkan tanda hasil pembagiannya dapat dinyatakan sebagai berikut.

(+) : (+) = (+)
( - ) : ( - ) = (+)
(+) : ( - ) = ( - )
( - ) : (+) = ( - )

Operasi hitung campuran
Apabila dalam suatu soal terdapat lebih dari satu tanda operasi, aturan pengerjaannya adalah sebagai berikut.
·      Jika terdapat tanda kurung, maka operasi yang ada dalam tanda kurung harus dikerjakan terlebih dahulu.
·        Jika hanya terdapat operasi penjumlahan dan pengurangan, pengerjaannya urut dari kiri.
·        Jika hanya terdapat operasi perkalian dan pembagian, pengerjaannya urut dari kiri.
·    Jika terdapat keempat tanda operasi, maka urutan pengerjaannya adalah perkalian atau pembagian terlebih dahulu, baru kemudian penjumlahan atau pengurangan.

3.      Pembulatan dan Penaksiran
Untuk menaksir hasil operasi hitung, bulatkan setiap bilangannya terlebih dahulu menggunakan aturan berikut ini :
Pada pembulatan ke puluhan terdekat, perhatikan angka satuannya. Jika angka satuan kurang dari 5, bilangan dibulatkan ke bawah. Jika angka satuan lebih dari atau sama dengan 5, bilangan dibulatkan ke atas.
Pada pembulatan ke ratusan terdekat, perhatikan angka puluhannya. Jika angka puluhan kurang dari 5, bilangan dibulatkan ke bawah. Jika angka satuan lebih dari atau sama dengan 5, bilangan dibulatkan ke atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar